Anggaran Inggris GBP/USD: Healey Rencanakan Tanpa Pinjaman Tambahan
Menteri Keuangan Inggris John Healey berencana membiayai setiap langkah baru dalam anggaran 28 Oktober tanpa pinjaman tambahan, demikian dilaporkan Financial Times. Cerita anggaran Inggris GBP/USD berpusat pada pembiayaan: laporan tersebut menyebutkan paket dukungan biaya hidup akan dibayar melalui kenaikan pajak atau pemangkasan belanja.
Poin Utama
- Tanpa pinjaman tambahan: Semua langkah anggaran baru akan dibiayai melalui kenaikan pajak atau pemangkasan belanja.
- Jadwal fiskal: Sumber menyebutkan paket tersebut akan bersifat "scorecard positive" pada 2029–30, tahun terakhir masa jabatan parlemen saat ini.
- Reaksi terbatas: GBP/USD naik 0,14% pada hari itu saat artikel ini ditulis.
Apa yang Terjadi
FT melaporkan bahwa Healey bermaksud menutupi semua belanja anggaran baru melalui kenaikan pajak atau pemangkasan belanja. Rencana tersebut mencakup paket dukungan biaya hidup.
Surat kabar itu mengutip sumber yang mengetahui perencanaan anggaran. Laporan tersebut mencatat bahwa label "scorecard positive" berarti tambahan belanja akan didanai penuh.
Laporan itu tidak menyebutkan besaran paket. Laporan itu juga tidak menjelaskan pajak mana yang akan naik atau belanja mana yang akan dipangkas. Tidak ada sumber yang disebutkan namanya maupun komentar resmi dari Healey atau Kementerian Keuangan (Treasury). GBP/USD diperdagangkan di 1,3274 pada saat artikel ini ditulis.
Latar Belakang
Bank of England (BoE) menerbitkan poundsterling. Mandatnya berpusat pada stabilitas harga, yang didefinisikan sebagai inflasi mendekati 2%, dan bank ini terutama mengejar tujuan tersebut melalui suku bunga.
Suku bunga BoE yang lebih tinggi umumnya dipandang mendukung pound. Bank mempertimbangkan penurunan suku bunga ketika inflasi terlalu rendah dan pertumbuhan melambat. Data PDB, PMI, dan ketenagakerjaan yang kuat biasanya membantu sterling, sementara data yang lemah cenderung menekannya.
Arus perdagangan juga berperan. Surplus, saat ekspor melebihi impor, cenderung memperkuat pound, dan defisit cenderung melemahkannya. Laporan pembiayaan anggaran menambahkan faktor fiskal ke daftar pendorong sterling tersebut.
Dampak Pasar
- GBP/USD: Pasangan ini terpapar cerita pembiayaan sterling di satu sisi dan data AS di sisi lain. Pasangan ini mencakup 11% transaksi valas global pada 2022.
- GBP/JPY: Sumber tidak memberikan data GBP/JPY. USD/JPY, pasangan terpisah, bergerak dalam kisaran sekitar 158,50 pada sesi Asia, dengan risiko intervensi yang menopang yen. GBP/JPY mencakup 3% transaksi valas pada 2022.
- EUR/GBP: Laporan anggaran hanya berkaitan dengan sisi sterling, dan sumber tidak memberikan data sisi euro. Pasangan silang ini mencakup 2% transaksi valas pada 2022.
Yang Perlu Dipantau Selanjutnya
- CPI AS, hari ini: Rilis ini merupakan data inflasi AS utama dalam kalender. GBP/USD mencerminkan kedua sisi, sterling dan dolar, sehingga angka ini memengaruhi pasangan tersebut. Producer Price Index menyusul pada Kamis.
- Pidato Warsh pada Jumat: Ketua The Fed Kevin Warsh berbicara di pertemuan tahunan IMF dan Bank Dunia di Bangkok. Ini adalah agenda sisi The Fed dalam kalender untuk sisi dolar GBP/USD.
- Anggaran pada 28 Oktober: Laporan tidak memberikan besaran paket atau rincian pajak. Anggaran menjadi titik berikutnya di mana pilihan tersebut dapat dijabarkan.
Kesimpulan
Laporan FT menetapkan satu aturan pembiayaan untuk anggaran 28 Oktober: tanpa pinjaman tambahan. Laporan ini membiarkan besaran paket dan sumber dana tetap terbuka. Bagi trader GBP/USD, detail yang belum jelas tersebut dan data inflasi AS minggu ini masih menjadi hal yang belum terjawab.
Bacaan Terkait
- Indeks Dolar Menguat ke 102,21 Akibat Risalah Fed dan Permintaan Aset Aman
- Pandangan Hammack soal Suku Bunga: Fed Perlu Kebijakan yang Lebih Ketat
- Sinyal Resesi dari Walmart Membuka Peluang Pemangkasan Suku Bunga Fed
Sumber: FXStreet
Materi ini hanya untuk tujuan informasi dan bukan merupakan saran investasi.